Kangen Keluarga dengan “Ethel and Ernest”

Bicara tentang keluarga pasti tak ada habisnya. Bagaimana ketika kita bernostalgia mengingat masa kecil yang hangat dari sudut pandang kepolosan seorang anak. Seringkali kita menemukan sefragmen kecil momen yang bisa mengingatkan kita mengenai masa kecil tersebut. Salah satu hal yang sering membuat saya mengenang masa kecil adalah ketika menonton sebuah film yang bercerita tentang keluarga. Salah satu film tersebut adalah Ethel and Ernest.

Ethel dan Ernest sendiri adalah sebuah film animasi buatan tangan yang diadaptasi dari novel grafis berjudul sama karya Raymond Briggs. Satu yang unik dari film ini, animasinya semua dibuat menggunakan tangan! Yap, film dengan hand-drown animation!

e2

Ethel and Ernest sendiri adalah cerita nyata tentang kedua orang tua Raymond, Ethel dan Ernest Briggs, dari awal pertemuan mereka di tahun 1928 hingga kematian mereka di 1971. Ethel adalah seorang pelayan dengan pola kehidupan kelas menengah, dan Ernest yang lima tahun lebih muda, seorang penjual susu dengan karakter santai dan berpikiran terbuka.

Ethel digambarkan sebagai seorang ibu dengan karakteristik klasik seorang ibu. Perhatian, hangat, tegas, cerewet, over protektif, dan serba khawatir. Melihat Ethel seperti melihat ibu sendiri. Bagaimana ia menangis ketika harus berpisah dengan Raymond yang mengungsi ke desa. Bagaimana ia selalu melindungi Raymond dan memarahinya ketika Raymond mengecat rambutnya. Bagaimana Ethel melihat dunia saat itu, dengan pemikirannya yang kolot, persis ibu saya sendiri. Bagaimana ia hanya ingin sesuatu yang terbaik untuk putranya. Juga ketika Ethel hobi bergosip di pagar rumah dengan tetangga sebelah.

e3

Pun Ernest yang digambarkan sebagai belahan jiwa Ethel, mencintai Ethel dengan luar biasa. Ernest menjadi sosok ayah yang luar biasa. Bagaimana ia benar-benar tipikal seorang ayah sederhana. Mengerjakan pekerjaan bangunan rumahnya sendiri. Piawai dengan perkakas. Sayang keluarga. Dan bekerja dengan setia. Ernest menjadi sosok penenang Ethel, pelengkap Ethel. Ernest dan Ethel diperlihatkan sebagai pasangan biasa, yang memiliki cinta luar biasa.

Hal tersebut tergambar dari interaksi Ernest dan Ethel yang benar-benar saling mengerti satu sama lain. Ernest yang mengalah untuk Ethel, dan Ethel yang selalu menopang Ernest. Interaksi sederhana, rutin, namun hangat. Klimaksnya adalah ketika Ethel yang meninggal lebih dulu dari Ernest, kemudian menyisakan kesepian begitu hebat untuk Ernest. Bagaimana segala sesuatu yang ia lakukan, rutinitas yang biasa ia kerjakan dengan Ethel, minum teh misalnya, menjadi harus ia lakukan sendirian. Roger Mainwood berhasil membuatnya begitu sendu. Apalagi ketika Ernest menyusul Ethel beberapa bulan kemudian.

e4

Ethel dan Ernest sukses memberikan gambaran ingatan yang kita rindukan yaitu bagaimana kedua orang tua kita menjaga kita dengan luar biasa. Terlihat bahwa Ernest yang selalu mendukung apa pun yang Raymond lakukan, dan Ethel yang selalu saja terlalu khawatir, mengingatkan bahwa kedua orang tua kita juga seperti itu. Kemudian bagaimana Raymond pada akhirnya melewati fase-fase menjauhi kedua orangtuanya, kita diingatkan bagaimana perasaan mereka saat hal itu terjadi.

Selain mengingatkan kita akan kedua orang tua, Ethel and Ernest juga menyajikan salah satu peristiwa terbesar di dunia, Perang Dunia II, dari kacamata seorang biasa sebagai korban. Terlihat dan tergambarkan dengan baik, bagaimana Perang Dunia II memberikan ragam efek yang berbeda. Bagaimana orang tua harus berpisah dengan anaknya yang mengungsi ke pedesaan. Bagaimana rakyat berlindung dengan membangun shelter anti bom di bawah kasur atau di belakang rumah. Terasa bahwa efek perang tak hanya kengerian karena baku tembak. Bahwa ketika seseorang memiliki kehidupan yang damai di rumah, kemudian menjadi terganggu dengan adanya perang.

Bagaimana kehidupan orang biasa, dengan karakteristik orang tua biasa, bisa mempunyai kesan yang begitu kuat. Ethel and Ernest tak mempunyai premis atau plot istimewa. Tapi mampu membuat penontonnya menangis haru dan rindu dengan orang tua.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s