Situ Biru Cilembang, Kesegaran tersembunyi di Kota Tahu

Sumedang si Kota Tahu ternyata menyimpan beragam keindahan alam yang menakjubkan. Salah satu objek alam yang luar biasa adalah Situ Biru Cilembang. Situ sendiri berarti danau dalam bahasa Sunda.

Situ Cilembang berlokasi di Dusun Cerug, Desa Hariang, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat. Terletak agak terpencil dan cukup jauh dari pusat kota Sumedang, membuat Situ Biru Cilembang tepat dijadikan tujuan jelajah yang ingin menjauhi hiruk pikuk perkotaan.

dsc_0734

Dok. Pribadi

Situ Biru Cilembang bukan situ yang besar dengan pemandangan alam yang beragam. Situ ini berukuran sangat kecil, bahkan lebih tepat disebut kolam. Lokasinya juga terpencil di hutan, dengan jalanan mengitari gunung dan sawah. Akses jalannya pun cukup sulit. Total waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke Situ Biru ini sekitar 2,5 jam dari Jatinangor, menggunakan motor, melalui rute alternatif yang cukup terjal.

Situ Biru Cilembang terletak di dataran rendah. Membuat pengunjung harus berjalan turun cukup jauh dari tempat parkir, dengan kondisi jalur yang cukup terjal. Selain menurun jalan terjal, setelahnya pengungjung juga harus menyeberangi sawah dengan jalanan yang sempit. Hawa di sekitar Situ juga cukup panas.

Namun jangan harap bisa menyegarkan diri di Situ Biru Cilembang karena pengunjung tidak diperbolehkan untuk berenang, atau bahkan mencelupkan kaki atau mencuci muka. Hal ini dilakukan untuk menjaga kebersihan air yang juga adalah sumber mata air untuk warga sekitar. Maka dari itu pengunjung hanya bisa melihat Situ Biru dari sisi Situ, menaiki batuan besar, karena di sepanjang sisi Situ Biru ini sudah diberi pagar dari kayu.

cilembang3

Namun bagi pengunjung yang ingin berenang, ada kolam khusus di depan pintu masuk Situ Cilembang. Kolam ini sering disebut Beuteung Cilembang. Kolam ini adalah kolam buata yang khusus dipakai untuk berenang. Air yang digunakan pun sama dengan air Situ, sehingga ada warna biru yang samar-samar muncul dari air tersebut.

Setelah membayar tiket masuk senilai Rp2000,- saja, pengunjung bisa langsung menikmati pemandangan Situ sedalam 3 meter ini yang terletak di tengah pepohonan dan batuan besar. Sangat indah. Namun ternyata air di Situ Cilembang ini aslinya tidak berwarna biru. Warna biru yang muncul ternyata dihasilkan dari pantulan cahaya matahari.

Karenanya meskipun air dalam Situ berwarna biru, masih tetap bisa digunakan sebagai mata air warga. Ada juga ekosistem yang hidup dalam Situ Biru, banyak ikan seperti Sengol, Nilem, Wader, dan Kura-kura hidup dalam Situ ini.

Awalnya Situ Biru Cilembang ini masih dikelola oleh masyarakat sekitar, sehingga kondisinya terkesan tak terurus. Namun setelah makin terkenal khususnya di media sosial, pengunjung yang datang semakin banyak, bahkan bisa mencapai ratusan orang perharinya. Maka pengelolaan pun diambil alih oleh pemerintah Kabupaten Sumedang. Sehingga lokasi Situ ini semakin terawat dengan dibangunnya jalanan beton dan juga jalur batu di jalur naik turun menuju Situ.

Untuk bisa sampai ke Situ Biru ini jika Anda berasal dari Bandung atau Jakarta dan memakai mobil, patokannya adalah pusat kota Sumedang. Dari pusat kota ini Anda harus mengambil Jalan Raya Bandung-Cirebon, kemudian belok kiri ke Jalan Cimalaka. Setelah itu ke Jalan Tanjungkerta, Cigatumpit, Cipadung Cigarukgak, sampai ke Desa Hariang. Setelahnya tinggal cari saja belokan ke arah Situ, akan ada papan penunjuk jalan. Alokasi waktu yang dibutuhkan sekitar 3-4 jam karena jalur ini adalah jalur AKAP utama. Sehingga seringkali kemacetan terjadi dan agak menghambat perjalanan. Namun jika menggunakan mobil rute ini adalah yang paling nyaman karena jalanan yang cukup lebar.

Rute lainnya yang bisa Anda ambil jika Anda memakai motor adalah rute alternatif dengan alokasi waktu yang lebih cepat. Anda hanya perlu mengambil jalan ke arah Jatinangor, lalu Tanjungsari. Dari Tanjungsari, Anda belok ke jalur alternatif Rancakalong. Ikuti terus saja jalan Rancakalong, sampai nanti ada pertigaan jika ke kanan ke arah Sumedang Kota, ke kiri ke arah Subang, ambil jalan yang ke arah Subang. Dari sana ikuti terus jalan, masuk ke Jalan Lamping, lalu Jalan Sasak Lemah Cisempak, akan ada pertigaan ambil ke Jalan Pangkalan, lalu belok kiri ke arah jalan Jongkoh, ke kanan masuk Jalan Sumantri, lalu Jalan Cipadung Cisempak, belok ke kiri ke Jalan Pasir Huni, ke kiri lagi ke Jalan Tanjungkerta, lalu Jalan Cigatumpit, Cipadung Cigarukgak, sampai ke Desa Hariang. Setelahnya tinggal cari saja belokan ke arah Situ, akan ada papan penunjuk jalan. Jalur ini melewati pegunungan dengan jalanan sempit dan seringkali agak berbatu. Namun bisa menghemat waktu sampai 1-2 jam. Pemandangannya pun sangat indah, dengan berada di tepian tebing dan lembah sawah.

Jadi bagi Anda yang ingin menghabiskan akhir pekan menjelajahi Sumedang, Situ Biru Cilembang mungkin bisa dijadikan pilihan. Walaupun dengan jarak yang cukup jauh, keindahan dan kesegaran lokasi sangat sayang untuk dilewatkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s